Diskusi Publik "LGBT dalam Media Massa" : PLU Satu Hati dan Prodi Ilmu Komunikasi UAJY akan mengadakan Diskusi Publik "LGBT dalam Media Massa" dengan narasumber Ashadi Siregar (Direktur LP3Y), D. Danarka Sasangka, MA (Wakaprodi Ilmu Komunikasi UAJY), dan Elok (aktivis LGBT). Bertempat di Ruang Seminar, Gedung Perpustakaan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (Kampus IV FISIP) Jalan Babarsari 44 Yogyakarta 55281. Selasa, 29 Juni 2010, jam 13.00-16.00WIB Aksi Damai : Solidaritas Peduli AIDS Yogyakarta(SPAY) menggelar aksi damai memperingati Hari AIDS Internasional,1 Desember 2009 Masukan : Professor Adeeba Kamarulzaman, Co-chair, Scientific Committee for XVIII International AIDS, mencari masukan untuk isu dan topik di berbagai negara yang dianggap penting untuk dibahas dalam Scientific Program, termasuk dalam Plenary dan Abstract. Nomor free call untuk crisis centre GEMPA SUMATERA : 0751-9824971, 0751-9824972, 0751-9824973, 0751-9824974, 0751-9824975, 0751-9824976, 0751-9824977, 0751-9824978, 0751-9824979, 0751-9824980 Tema : ICAAP ke-10 akan dilakukan di Busan Korea Selatan pada tahun 2011, dengan tema "Different Voices-United Actions". Diskriminasi : Purnima Mane, Deputy Direktur Pelaksana UNFPA menyerukan diakhirinya diskriminasi terhadap kelompok yang berada dalam resiko tertular HIV. Ketidakadilan : Menurut Geeta Rao Gupta dari Internasional Center for Research on Women, akses terhadap tindakan dan perawatan bagi yang terinfeksi HIV masih terjadi ketidakadilan jender. Tidak Terwakili : ICAAP merupakan forum yang diikuti oleh masyarakat dari berbagai negara, sektor, dan latar belakang berbeda untuk berbagi strategi, saling belajar dan merencanakan aksi bersama. Taskforce for Empowerment of Migrants Living with HIV and Their Spouse menyayangkan, karena buruh migran ternyata tidak terepresentasikan dalam forum komunitas maupun program dalam ICAAP. Akses : Komunitas menuntut disediakannya akses bagi perempuan dan remaja dalam perencanaan dan program layanan kesehatan reproduksi dan seksual yang komprehensif. Sukses : Michel Sidibe, UNAIDS Executive Director menilai negara-negara di Asia Pasifik mulai menunjukkan keberhasilannya dalam penanggulangan HIV dan AIDS.

25 Apr 2009 22:09 WIB : Wawancara Eksklusif

Pemerintah Belum Berpihak Pada Perempuan

Kondisis ekonomi dan sosial perempuan yang kuat menjadi salah satu prasyarat bagi perempuan untuk berani mengambil keputusan. Minimal melakukan negosiasi terhadap diri mereka sendiri. Hanya saja, perempuan yang paling menghadapi persoalan ketidaksetaraan justru mereka yang ada di kalangan kelas mengengah ke atas. Meskipun, globalisasi ekonomi, yang mengubah ekonomi agraris menjadi ekonomi industrial, kemudian menghancurkan pula situasi setara di kalangan kelas menengah ke bawah, terutamanya di kalangan petani. Berikut wawancara Desi Susanti dari SWARA NUSA dengan Dra. Budi Wahyuni, MM, MA, Ketua Pengurusa Harian Daerah (PHD) PKBI DIY.

26 Apr 2009 00:36 WIB : Cerita Sukses

Vasektomi dengan Mesra di PKBI Jawa Tengah

Persoalan kependudukan hingga kini masih menyelimuti negeri ini. Apalagi program Keluarga Berencana yang dimulai sejak Orde Lama, dan dikembangkan lebih serius pada era Orde Baru, saat ini sedikit menurun perhatiannya. Di beberapa daerah kembali menghadapi permasalahan tingginya angka pertambahan penduduk.

26 Apr 2009 01:01 WIB : Berita Foto

Kantor Berita Alternatif untuk Isu Kesehatan Seksual, Reproduksi, Jender, dan HAM

Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bali bersama 11 PKBI Provinsi lain mendirikan kantor berita alternatif untuk isu kesehatan seksual dan reproduksi, jender, dan hak asasi manusia (HAM) dengan nama SwaraNusa. Kantor berita berbasis online ini disambut sejumlah komunitas. Seperti, komunitas remaja, NGO, dan instansi pemerintah di Bali dengan menyatakan komitmen pengembangan content dan isu. Hal ini terangkum dalam diskusi diseminasi di kantor PKBI Bali, dua pekan silam.

27 Apr 2009 11:53 WIB : Manual

Mengembangkan Jurnalisme Warga

Perkembangan Jurnalisme Warga sebagai salah satu bagian dari gerakan pendidikan kritis rakyat, cukup mendapatkan perhatian dari beberapa kalangan. Bagaimana sesungguhnya makna penting jurnalisme warga--terutama dalam isu HIV dan AIDS, Jender dan HAM? Bagaimana strategi pengelolaannya? Berikut gambaran sederhana mengenai pengembangan jurnalisme warga di masyarakat desa.
27 Apr 2009 13:41 WIB : Wawancara Eksklusif

Trend Kekerasan terhadap Perempuan

Kekerasan terhadap perempuan hampir menjadi problem semua kebudayaan. Tidak ada satu kebudayaan pun yang di dalamnya perempuan tidak mengalami kekerasan. Akar persoalannya, terjadinya subordinasi perempuan dalam budaya patriakhi. Bagaimana di Indonesia, berkaitan dengan kekerasan terhadap perempuan yang sudah menjadi endemik itu? Berikut wawancara Lingga Tri Utami dari SWARA NUSA dengan Elli Nur Hayati, Direktur Eksekutif Rifka Annisa, Yogyakarta.

27 Apr 2009 15:28 WIB : Manual

Strategi Pengorganisasian Komunitas

Dalam gerakan perubahan sosial, komunitas merupakan subyek dalam proses advokasinya. Karenanya, community-based organization (CBO) menempati urutan utama dalam melakukan berbagai agenda advokasi itu sendiri. Berikut merupakan gagasan reflektif dalam langkah-langkah pengembangan CBO yang mungkin untuk dilakukan.
29 Apr 2009 21:53 WIB : Hasil Riset dan Investigasi

Pengetahuan dan Pemahaman Kesehatan Reproduksi Remaja Kulonprogo

Dokumen ini merupakan riset yang dilakukan oleh Youth Forum Kabupaten Kulonprogo untuk melihat pengetahuan dan pemahaman remaja di wilayah ini.
29 Apr 2009 22:00 WIB : Hasil Riset dan Investigasi

Riset Dampak Pendidikan Kesehatan Reproduksi di Yogyakarta

Gerakan untuk memasukkan Pendidikan Kesehatan Reproduksi ke dalam kurikulum muatan lokal sudah dilakukan cukup lama. Meski belum mendapatkan respons positif dari pemerintah daerah. Sebuah uji penerapan kurikulum ini dilakukan di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasilnya, disajikan dalam riset dampak yang dilakukan pada tahun 2008 lalu.
29 Apr 2009 22:04 WIB : Hasil Riset dan Investigasi

Riset Aksi Bersama Komunitas Waria, PPS, Gay dan Remaja Jalan

Riset ini dilakukan untuk merencanakan program bersama komunitas di Yogyakarta dalam agenda perjuangan identitas dan membangun tindakan kolektif untuk mengurangi prevalensi HIV dan AIDS, stigma dan diskriminasi.
20 May 2009 16:21 WIB : Perundangan dan Hukum

Perda HIV & AIDS Provinsi Jawa Tengah

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No. 5/2009 yang mengatur bagaimana program penanggulangan HIV & AIDS dilaksanakan. Perda ini ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, menjamin keterjangkauan akses informasi dan layanan yang memadai dalam konteks HIV & AIDS, dan melindungi masyarakat dari penularan virus HIV. Perda ini menekankan pentingnya usaha penanggulangan yang meliputi kegiatan pencegahan, penanganan dan rehabilitasi.
27 May 2009 18:33 WIB : Berita Foto

Rendah, Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Mahasiswa

Tindak kekerasan dalam masa pacaran dan akibatnya, seperti Infeksi Menular Seksual dan Kehamilan Tidak Dikehendaki (KTD), belum mendapatkan perhatian dari kalangan pimpinan Perguruan Tinggi dan lembaga Kemahasiswaan. Mahasiswa menganggap hubungan seks satu kali tidak menyebabkan kehamilan.

Pengetahuan mahasiswa mengenai kesehatan reproduksi menjadi terbatas. Pengetahuan, sikap dan perilaku seksual sehat mahasiswa minim. termasuk di kalangan mahasiswa kedokteran dan kesehatan. Hasil penenelitian yang dilakukan Jaringan Epidemiologi Nasional (JEN) sejak tahun 2005 menunjukkan fenomena ini.

"Harus ada upaya mengakrabkan pendidikan kesehatan reproduksi di kalangan mahasiswa, dan membentuk pusat informasi konseling kesehatan reproduksi mahasiswa," kata dr. Siti Pariani, Ph.D, dalam seminar bertajuk "Temu Nasional Kesehatan Seksual Mahasiswa" di Unika Soegijapranata Semarang, Selasa dan Rabu (26-27/5).

Seminar yang diikuti oleh 38 Perguruan Tinggi seluruh Indonesia ini, diselenggarakan Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi dan didukung Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat, UNFPA, dan Ford Fondation.

Kini sudah saatnya informasi seksualitas yang benar dilakukan secara terpadu dan harus menjadi gerakan masyarakat. Hal ini untuk mencegah terjadinya persepsi yang salah di kalangan mahasiswa. "Ngapain pacaran kalau hanya pegangan tangan dan ciuman,"  kata Dr. Linda Trimurni Maas, MPH, Pembantu Rektor III Universitas Sumatera Utara.

Dalam keluarga, menurutnya, orang tua harus memberikan informasi seksual kepada anaknya secara detail dan benar. Terutama anak di masa remaja. Mereka akan bisa menghindari perilaku seksual tidak bertanggung jawab.

Pariani menambahkan, kalau mahasiswa mendapatkan pendidikan kespro yang benar, mereka akan mengerti secara detail bagaimana bentuk hubungan seks yang aman. Selama ini pengetahuan mahasiswa masih sangat rendah mengenai seksualitas. Seperti yang dikutip Prof. Charles Surjadi, PhD, berdasarkan hasil penelitian JEN di tiga kota (Semarang, Jakarta, dan Makassar) tahun 2008, hampir seperlima mahasiswa, tidak mengetahui hubungan seksual satu kali, dapat menyebabkan kehamilan. "Sangat memprihatinkan dan harus ada penanganan serius untuk memutus mata rantai tersebut," kata Charles, Ketua Program Kesehatan Reproduksi JEN.
 
Dr Sugiri Syarif, MPA, Kepala BKKBN Pusat, dalam sambutannya, menekankan agar masalah seksualitas tidak ditabukan. Soalnya, akan lebih berbahaya jika mahasiswa tidak mendapatkan pendidikan perihal seksualitas.

Meskipun menyadari makna pentinganya pendidikan kesehatan reproduksi, Sugiri Syarif mengakui, birokrasi pemerintahan masih rumit. Sulit merumuskan kebijakan terpadu dan terintegrasi mengenai pemberian informasi seksualitas kepada mahasiswa. "Saya mengapresiasi tinggi elemen mahasiswa dan kelompok masyarakat, terutama lembaga swadaya masyarakat, seperti PKBI, yang hingga kini concern pada pemberian informasi seksualitas," jatanya.

(Hadziq Jauhary, Biro Jawa Tengah)
12 Jun 2009 11:11 WIB : Berita Foto

Menggandeng Pemangku Kepentingan

Kantor Berita Swara Nusa Biro Palembang, melakukan sosialisasi Kantor Berita Swara Nusa kepada Stakeholder, pekan lalu. Hadir dalam pertemuan ini para pemangku kepentingan strategis dalam penanggulangan HIV dan AIDS.
17 Jul 2009 15:22 WIB : Berita Pendek

Perlu Perubahan Mekanisme Konseling HIV, Jender, HAM dan Difabel

Transmisi HIV di kalangan perempuan, berelasi kuat dengan kekerasan terhadap perempuan. Sayangnya, proses konseling terhadap perempuan yang mengalami kekerasan tidak dikembangkan pada soal transmisi HIV. Terlebih soal HAM dan difabel, semakin tidak terpehatikan.

12 Aug 2009 23:21 WIB : Berita Panjang

Diperkirakan 50 juta perempuan Rentan Tertular dari Pasangan Intimnya

Strategi internvensi dalam agenda pencegahan HIV tampaknya sudah harus lebih diperluas area kerjanya. Diperkirakan 50 juta perempuan yang menjadi pasangan seksual yang cukup lama dari laki-laki yang berada dalam perilaku berisiko, memiliki kerentanan sangat tinggi tertular HIV.

"Penularan HIV dari Pasangan Intim ini merupakan problem besar, karena banyak negara yang menolak secara luas," kata JVR Prasada Rao, Direktur Regional Support Team for Asia dan Pasifik UNAIDS.

29 Aug 2009 10:01 WIB : Berita Panjang

SKTM Dilarang Terbit, Warga Miskin Bantul Terancam

Warga miskin di Bantul terancam tidak bisa mengkases jaminan kesehatan karena larangan penerbitan SKTM oleh lurah se Kabupaten Bantul. REWANG dan IDEA Yogyakarta, menuntut pemerintah Bantul untuk memberikan solusi atas persoalan ini.

05 Oct 2009 18:49 WIB : Berita Panjang

Identifikasi Kebutuhan Kesehatan Reproduksi Mulai Dilakukan

Kebutuhan dasar kesehatan reproduksi perempuan seringkali terabaikan dalam situasi darurat. Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) mengirimkan tim identifikasi berbagai kebutuhan kesehatan reproduksi perempuan di Sumatra Barat.

09 Oct 2009 11:11 WIB : Berita Panjang

PKBI Membagikan Kit Khusus untuk Kesehatan Reproduksi Perempuan

Puluhan perempuan akan melahirkan dalam minggu ini sudah terdata. PKBI mendatangkan bidan dari Jambi dan Bengkulu untuk memberikan layanan persalinan. Selain, menyediakan ratusan KIT seperti KIT kehamilan dan persalinan.

03 Oct 2009 19:41 WIB : Berita Panjang

Penanganan KTD Harus Aman bagi Perempuan

Perempuan yang mengalami Kehamilan Tidak Diinginlkan (KTD) harus mendapatkan pertolongan  layanan aman. Perempuan harus dihindarkan dari kematian. Mereka seringkali melakukan tindakan-tindakan fisik yang akhirnya membuat korban harus dirawat secara medis.

29 Oct 2009 22:53 WIB : Berita Pendek

Sembilan Tuntutan Remaja Yogyakarta

Forum Komunitas Untuk Keberagaman (FKUB), aliansi SUKMA (Suara Komunitas Untuk Keberagaman) dan Youth Forum DIY melakukan aksi Hari Sumpah Pemuda, kemarin (28/10). Mengusung tema, '81 Tahun Terpasungnya Hak-Hak Remaja', mereka menutup mulut dengan kain hitam.

01 Dec 2009 14:13 WIB : Berita Foto

SPAY: Menuntut Segera Akui Pekerja Seks Sebagai Profesi

Tingginya kasus infeksi HIV di Yogyakarta,  sampai September 2009 terdata sebanyak 839 kasus, merupakan dampak dari Stigma HIV dan AUDS sebagai persoalan amoral”. Lalu melahirkan perlakuan diskriminatif.

02 Dec 2009 00:26 WIB : Publik

Pernyataan Sikap SPAY di Hari AIDS se Dunia

SPAY (Solidaritas Peduli AIDS Yogyakarta), menuntut pemerintah memberikan pendidikan kesehatan reproduksi dan seksual melalui kurikulum muatan lokal. Beberapa tuntutan lain juga disampaikan dalam release mereka untuk memperingtati Hari AIDS se Dunia, hari ini (1/12).
02 Dec 2009 00:30 WIB : Berita Panjang

Tanpa Perspektif Gender dan HAM, Penanggulangan HIV dan AIDS Sia-sia

Puluhan orang dari beberapa organisasi berbasis komunitas (CBO) dan Civil Society Organization (CSO), yang tergabung dalam Solidaritas Peduli AIDS Yogyakarta (SPAY), melakukan aksi damai dengan turun ke jalan memperingati hari AIDS se Dunia, hari ini, di Yogyakarta.

05 Dec 2009 03:40 WIB : Berita Foto

Memperluas Akses Informasi HIV dan AIDS Melalui Seni Budaya

Seni budaya diharapkan bisa memperluas akses informasi dan perjuangan tentang isu Kesehatan Reproduksi dan Seksual [HIV dan AIDS], gender serta HAM. Demikian harapan Sri Sultan Hamengku Buwono X, dalam kata sambutan yang dibacakan Djoko Dwiyanto, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DIY, saat membuka secara resmi Festival Seni Tradisi 2009 PKBI DIY, malam ini (4/12)

16 Dec 2009 16:55 WIB : Berita Foto

Mendesak, Revitalisasi Sistem KB

Sistem pengendalian kelahiran melalui Keluarga Berencana (KB) harus segera direvitalisasi. Faktanya ada ledakan penduduk Indonesia setelah Orde Baru. Ini membutuhkan usaha serius. Bahu-membahu diperlukan untuk menyukseskan program revitalisasi sistem KB, menjadi lebih optimal.

26 Dec 2009 10:40 WIB : Berita Pendek

Mendesak, Membangkitkan Program KB

"Merefleksi kembali kejayaan program Keluarga Berencana pada periode 1990-an akan memudahkan untuk membangkitkan kembali program KB, pada level kader dan penyuluh," kata Dra. Sri Murtiningsih, MS, Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional Provinsi Jawa Tengah.

Penemuan inovasi baru dalam mengemas paket promosi program KB juga perlu dilakukan sehingga menjadi lebih menarik. Dra. Sri Murtiningsih, MS melihat lebih dari 90 persen masyarakat Indonesia mengetahui program KB. "Satuan Kerja Perangkat Daerah pengelola
program KB di lapangan cukup memfasilitasi penyediaan alat kontrasepsi," katanya.

Penyiapan tenaga medis, hampir di semua tempat pelayanan kesehatan sudah terpenuhi. Saat ini, membutuhkan pendekatan yang lebih inovatif kepada masyarakat, sehingga mereka berbondong-bondong kembali mengikuti program KB.

Persoalan program KB ini mulai mendapatkan perhatian kembali. Setidaknya, karena berdasarkan Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 menunjukkan, program KB mengalami stagnasi. Angka Total Fertility Rate (TFR) Nasional tahun 2007 tetap di kisaran 2,6 dibandingkan tahun 2003 yang ada di angka 2,1. Meskipun, jika melihat keikutsertaan masyarakat dalam KB diukur dari pemakaian alat kontrasepsi selama kurun waktu lima tahun itu, bisa dibilang meningkat.

Hadziq Jauhary, Biro Jawa Tengah
05 Jan 2010 07:39 WIB : Berita

Farid: Dana Program KB Harus Ditambah

Program KB mengalami kegagalan sejak otonomi daerah diberlakukan. BKKBN di tingkat Kabupaten/Kota dihilangkan. Program KB yang sebelumnya diatur pusat dan mengikat hingga ke tingkat pelosok desa, dihapus. Saat Orde Baru berkuasa masyarakat akrab dengan program KB dan bahkan diharuskan mengikuti program KB.

07 Jan 2010 13:24 WIB : Berita Panjang

Memperkuat Jaringan Untuk Akses Layanan Kesehatan

Bekerjasama dengan UNFPA, PKBI Nusa Tenggara Barat mengembangkan mekanisme rujukan pemberian layanan Infeksi Menular Seksual (IMS), VCT, bagi mitra strategis PKBI NTB dalam program Pencegahan HIV dan AIDS di NTB.

10 Jan 2010 16:20 WIB : Berita Panjang

Musdah Mulia: Laporan Pemerintah ke WHO, Tidak Menyebut Ada Aborsi

Terdapat fakta sekitar 77.1% kasus perempuan yang memilih tidak melanjutkan Kehamilan yang Tidak Diningkan (KTD) karena kegagalan alat kontrasepsi pada pasangan yang menikah. Sekitar 50% kasus, terjadi pada perempuan usia 30 tahun ke atas.

15 Jan 2010 11:04 WIB : Berita Pendek

Anggaran Perempuan dan KB Turun Drastis

Alokasi anggaran Badan Perlindungan, Pemberdayaan Perempuan, Anak, dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Kota Semarang turun drastis dari Rp 87,58 miliar pada APBD 2009, menjadi Rp 76,68 miliar di RAPBD 2010. Itu artinya, anggaran turun 12,45 persen.

21 Jan 2010 10:28 WIB : Berita Pendek

Pemerintah Utamakan Penyetaraan Gender

Peserta KB laki-laki semakin minim. Perlu kebijakan dan langkah nyata Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk memasyarakatkan program KB laki-laki. "Ini bisa menghapus diskriminasi gender dan mewujudkan kesetaraan gender di masyarakat kita," kata Soelimah.

25 Jan 2010 11:45 WIB : Berita Panjang

Tak Ada Layanan Test HIV di Gunung Kidul, Warga Mengalami Kesulitan

Anak laki-laki (7th) di Gunung Kidul diduga terinfeksi HIV. Dugaan muncul setelah dokter melihat riwayat kesehatan ibunya yang dirawat di RS. Sardjito karena AIDS. Saat anak itu menjalani pemeriksaan, didapatkan gejala mayor papular pruritic eruption (PPE), ganguan kulit kering yang meluas.

25 Jan 2010 11:26 WIB : Berita Pendek

Tidak Mengurus KTP Karena Mahal, Tidak Bisa Mengakses Askeskin

Bungaran, bukan nama sebenarnya, (27 tahun), warga Kampung Salam, Bahari, Medan Belawan, lemah lunglai setelah menemui dokter yang memeriksa kehamilan istrinya Sunarti, juga bukan nama sebenarnya (25 tahun). Hanya karena tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dia tidak mendapatkan akses pelayanan kesehatan atas kehamilan yang tidak diinginkan (KTD) yang dialami istrinya.

29 Jan 2010 06:33 WIB : Berita Foto

FORI : SBY-Budiono Gagal

Seratus hari pemerintahan SBY–Budiono mendapat tanggapan negatif. Tidak serius menangani kasus-kasus negara, seperti bank Century. Ketidak seriusan pemerintah berdampak pada kesejahteraan rakyat yang terabaikan, padahal mereka dipilih oleh mayoritas rakyat.

29 Jan 2010 09:50 WIB : Berita Pendek

Pemerintah Dituntut Lebih Peduli Masalah Perempuan

Pemerintah Kota Semarang dituntut meningkatkan perhatian terhadap masalah perempuan. Banyak masalah perempuan di Kota Semarang belum tertangani dan bahkan tidak ditangani sama sekali. Program pemberdayaan keluarga kurang efektif dan kurang bisa memperjuangkan hak-hak perempuan.

29 Jan 2010 06:06 WIB : Berita Pendek

Jamkesmas, Salah Sasaran

Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dirasakan benar membantu masyarakat kurang mampu. Mereka akan mendapatkan layanan kesehatan garitis, jika bisa menununjukkan kartu Jamkesmas. Namun, apa jadinya jika pendataan warga dan alokasinya tidak tepat sasaran?

Seperti yang terjadi di desa Lahei, Kabupaten Barito Utara. Muncul keluhan masyarakat tentang Jamkesmas, terutama mereka yang kurang mampu. Adanya ketidaktepatan dalam pendistribusian kartu Jamkesmas. Warga miskin yang seharusnya menikmati pelayanan kesehatan gratis melalui Puskesmas, malah kesulitan mendapatkan pelayanan. Warga yang mampu turut menikmati pelayanan dengan menggunakan kartu jamkesmas.

Desa Lahei terbagi menjadi dua wilayah, Lahei 1 dan Lahei 2. Keduanya terpisah oleh sungai, masing-masing memiliki Puskesmas dengan fasilitas dan tenaga kesehatan yang cukup memadai. Namun warga desa Lahei 1 lebih memilih berobat di Puskesmas Lahei 2.

Bucu, warga kurang mampu dari Lahei 1 mengaku kecewa dengan Kamkesmas ini. "Saya bingung kenapa yang lebih mampu dapat, sedangkan keluarga yang miskin tidak. Padahal kami lebih berhak atas Jamkesmas," katanya.

Amat, staff Puskesmas desa Lahei 2 mengatakan, "yang mendata warga, ketua RT masing-masing. Namun sepertinya kurang akurat dan tepat sasaran. Jadi hasil datanya terkesan asal-asalan. Lahei 2 dulu pernah ada yang seperti itu, tetapi ada juga warga miskin yang memang dapat kartu Jamkesmas. Kebanyakan yang tidak dapat dari desa Lahei 1 dan mereka memilih berobat ke sini."

Seorang staff Puskesmas yang enggan disebutkan namanya menambahkan, sepertinya memang ada kecurangan dari pihak petugas yang mendistribusikan kartu Jamkesmas. Mereka memberikan kepada sanak saudaranya sendiri. "Masa mereka yang bisa belanja di pasar tetapi malah berobat gratis," katanya.

Irmansyah, SKM, Kepala Puskesmas desa Lahei 2, mengatakan pihak Puskesmas tidak melakukan tindakan apa-apa. Alasannya, bukan wewenang Puskesmas. Mereka hanya menyarankan kepada warga yang belum mendapatkan kartu Jamkesmas untuk melapor ketua RT masing-masing agar segera diurus. "Kalau memang ada warga yang ingin berobat, kami pun melihatnya dulu apakah dia miskin atau tidak. Tetap melayani mereka yang kurang mampu secara gratis walau belum memiliki kartu jamkesmas," katanya.

30 Jan 2010 10:03 WIB : Berita Pendek

Sri Murtiningsih: "Baby Booming" Tetap Menghantui Indonesia

Ancaman ”baby booming” tahap kedua terus menghantui Indonesia , terutama Jawa Tengah, apabila pelaksanaan program KB tidak berjalan sesuai target yang ditentukan. Kelancaran program KB harus terus diimplementasikan karena sangat berpengaruh terhadap kemajuan dan kesejahteraan penduduk Indonesia.

30 Jan 2010 10:21 WIB : Berita Pendek

Gratis, Alat Kontrasepsi Bagi Masyarakat Kurang Mampu

Masyarakat kurang mampu, akan dibantu melakukan program Keluarga Berencana (KB) melalui pemberian secara cuma-cuma alat kontrasepsi spiral dan kondom. Sehingga mereka bisa meningkatkan kualitas hidupnya dan bisa lebih mendayagunakan potensinya.

30 Jan 2010 10:34 WIB : Berita Panjang

dr. Rita: IMS Pintu Penyebaran HIV dan AIDS

Penanganan terhadap IMS (Infeksi Menular Seksual) tidak menjadi prioritas, melainkan hanya sebagai pendamping untuk kegiatan pemeriksaan VCT. Masih banyak elemen masyarakat dan pegiat HIV dan AIDS yang kurang memperhatikan penanganan IM.

30 Jan 2010 10:45 WIB : Berita Pendek

Pemerintah harus Proaktif

Pemerintah harus berada di garis depan dalam penanganan kasus IMS dan HIV dan AIDS. Karena peningkatan kasus di NTB sudah pada kondisi yang mengkhawatirkan. "Pemerintah harus aktif," kata Ramli, petugas Outreach Klinik IMS "Mitra Keluarga" PKBI NTB.

30 Jan 2010 11:15 WIB : Berita Pendek

Penting, Pengetahuan Seks Sejak Dini

Pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini memacu timbulnya pemahaman keliru perihal seks bagi kalangan pelajar. Akibatnya, perilaku seks yang tidak bertanggung jawab dan menyebutnya sebagai hal biasa yang lumrah dilakukan.

03 Feb 2010 12:50 WIB : Berita Panjang

Diskriminatif: Kawin Silang Agama dan Kebijakan Publik di Indonesia

Pemerintah dan DPR menghadapi tantangan berat berkaitan dengan kebijakan yang sebagiannya diberlakukan tahun 2009.  Pasalnya kebijakan itu menyangkut akomodasi kepentingan kelompok masyarakat versus kemungkinan terjadinya diskriminasi kelompok masyarakat yang lain. Misalnya, UU Kesehatan, RUU Jaminan Produk Halal, Perda dan Raperda yang secara spesifik terkait dengan agama.

05 Feb 2010 17:32 WIB : Berita Pendek

Remaja Haus Informasi HIV dan AIDS

Sanggar Konsultasi Remaja (SKR) yang dikelola STAR (Youth Center PKBI Riau) mendapatkan respons positif dari sekolah-sekolah di Riau. Buktinya, akhir tahun lalu baru dua sekolah yang mengembangkan, awal tahun 2010 sudah 10 sekolah yang mengembangkan SKR.

05 Feb 2010 18:09 WIB : Berita Panjang

Budi Wahyuni : "Datangi Lembaga yang Melakukan Survey"

Puluhan perempuan Pekerja Seks (PS) mengaku kecewa dan resah dengan Survei Terpadu Biologis dan Perilaku (STBP) yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) beberapa bulan lalu. Pasalnya, sejumlah PS tidak bisa mengetahui hasil test darahnya setelah mengikuti STBP.

09 Feb 2010 18:09 WIB : Berita Pendek

Pil KB Picu Pengentalan Darah

Menggunakan kontrasepsi pil, masyarakat biasa menyebut pil KB ternyata berisiko tinggi. Karena bisa memicu terjadinya trombofilia (pengentalan darah). Menurut Catharina Suharti SpPD KHOM, studi epidemiologik memperlihatkan adanya hubungan antara pil KB dengan peningkatan risiko trombosis atau pengentalan darah.

dr. Catharina Suharti, SpPD KHOM, Kepala Sub Bagian Hematologi-Onkologi Medik RSUP Dokter Kariadi Semarang, menyampaikan hasil riset ilmiah ini dalam seminar "Trombofilia: Mengapa Perlu Diwaspadai" di Hotel Gumaya Semarang, pekan ini. Menurutnya, obat kontrasepsi oral mengandung kombinasi estrogen dan progesteron yang dapat menyebabkan darah mengental sewaktu-waktu. "Inilah yang mungkin tak disadari kita selama ini," katanya.

09 Feb 2010 18:27 WIB : Berita Pendek

Dana Berobat Gratis Warga Miskin Ditambah

Pemerintah Kota Semarang mengajukan dana Rp. 13 Milyar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010. Diperuntukkan kebutuhan pembiayaan Jaminan Kesehatan Masyarakat Kota (Jamkesmaskot) dan membiayai warga miskin yang akan berobat ke rumah sakit dan Puskesmas secara gratis.

Tatik Suyarti, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang mengatakan peserta Jamkesmaskot terdiri dari warga miskin yang ada di Kota Semarang dan tidak masuk dalam data Jamkesmas Pusat. Program Jamkesmas yang didanai Pemerintah Pusat hanya mematok kuota 306.700 jiwa, yang sangat tidak sebanding dengan jumlah penduduk miskin Kota Semarang.

15 Feb 2010 10:59 WIB : Berita Pendek

Obat Generik Dikeluhkan, Ruang VIP Segera Ditambah

Ketersediaan obat generik di apotek masih dikeluhkan pasien. Jenis obat generik yang diresepkan, ternyata tak tersedia di pasaran. Ada obat sejenis, tidak masuk daftar obat yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan. Karena masuk dalam obat paten, pasien menebus dengan harga mahal.

19 Feb 2010 15:09 WIB : Berita Pendek

Kekurangan Bidan, Periksa Kandungan Harus Antri

Dua puluh delapan desa dari sekitar 160-an desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih belum memiliki tenaga bidan. Di Kotim masih terbatas lulusan D III Kebidanan.

22 Feb 2010 21:07 WIB : Berita Foto

Rumpi Remaja Sehat V di Bangli: Ketika Remaja Membicarakan Cinta

“Valentine bisa dimaknai seperti dua sisi mata uang, bisa berakibat baik maupun buruk. Jika tidak dapat memfilter diri, akan menjerumuskan ke arah yang salah," kata I Nengah Gianyar, Wakil Bupati Bangli, pekan silam, di Aula P3 Bangli.

24 Feb 2010 13:28 WIB : Berita Foto

'Banyak Anak Banyak Rezeki' Tidak Berlaku di Nyemoh

Sebagian besar wilayah pedesaan, memiliki prosentase penduduk usia anak dan balita lebih tinggi dibandingkan penduduk usia produktif dan lanjut usia. Tetapi, tidak demikian di Desa Nyemoh, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang. Di Desa ini, terjadi penurunan angka kelahiran cukup signifikan dalam 15 tahun terakhir.

25 Feb 2010 10:35 WIB :

Bila Sakit, Langsung Datang Ke Puskesmas

"Saya kemari mau ikut program KB dari Puskesmas, sekalian beli Pil," kata Mirna (25) saat menunggu giliran untuk dipanggil. Mirna, telah memiliki seorang anak, dan memanfaatkan pelayanan KB di Pustu Sungai Undang. Mirna mengaku, sebagai ibu turut bertanggung jawab atas keluarga dan perlu mendapatkan pelayanan KB.

01 Mar 2010 11:00 WIB : Berita Panjang

Pemerintah NTB Dukung Pendidikan Kespro Masuk Kurikulum

Komitmen Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi menjadi kurikulum pantas diacungi jempol. Bekerja sama dengan LSM dan Dinas terkait, Pendidikan Kesehatan Reproduksi akan menjadi kurikulum sekolah negeri dan sekolah di Kota dan Kabupaten seluruh Provinsi NTB.

Dalam catatan Pemda NTB, beberapa lembaga yang telah menerbitkan buku mengenai pendidikan Kespro, misalnya, Departemen Kesehatan, BKKBN, UNFPA, dan PKBI. PKBI Daerah NTB sendiri telah bekerjasama dengan UNFPA menerapkan Pendidikan Kespro melalui kurikulum Muatan Lokal.

“Kami akan mencoba memasukkan Pendidikan Kespro melalui Pendidikan Umum. Sebagai percontohan kami akan mencoba di empat kabupaten yang ada di NTB,”  kata Drs. H. Muchtar, Staff Pemda NTB yang juga menjabat Kepala Sekretariat KPA Propinsi NTB.

06 Mar 2010 22:36 WIB : Berita Pendek

Pasal Dalam Raperda HIV dan AIDS Tak Sebutkan Kondom Sebagai Pencegahan.

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) HIV dan AIDS memasuki tahapan akhir untuk disahkan. Sebelumnya, telah dilakukan konsultasi dengan komunitas, masyarakat, penyedia layanan, dan LSM). "Pembahasan Raperda hampir final," kata dr. Ahmad, dari Dinas Kesehatan Propinsi DIY.

Menurut dr. Ahmad, dalam Raperda ini masih belum menyebutkan secara eksplisit soal kondom. Hal itu untuk menghidari perdebatan tentang kondom yang sering terjadi di kalangan luas. Peraturan Gubernur akan mengatur secara teknis, permasalahan kondom yang sempat diperdebatkan. "dr. Yandri sebagai praktisi klinis saat itu menanyakan mengapa pasal tentang kondom tidak eksplisit disebutkan. "Tapi setelah dijelaskan ada Paraturan Gubernur akan menjelaskan secara teknis,” katanya.

10 Mar 2010 12:53 WIB : Berita Foto

Rezim SBY Gagal Melindungi Perempuan

Krisis ekonomi-politik sejak 1997 belum dijawab sebagai political will yang berpihak pada kondisi krisis kaum perempuan. Beban krisis ekonomi-politik perempuan sebagai penyangga tiang reproduksi sosial menciptakan kondisi perempuan berada dalam titik kritis.

10 Mar 2010 13:01 WIB : Berita Panjang

PKVHI Luncurkan Website Baru

Perhimpunan Konselor VCT HIV Indonesia (PKVHI) luncurkan website barunya. Nasrun, pengelola website PKVHI mengatakan pengguna internet di Indonesia rata-rata didominasi kelompok usia muda yang merupakan sasaran tepat untuk menyebarkan informasi HIV dan AIDS. Kasus AIDS sekarang ini tampaknya banyak terjadi di kelompok ini. "Websitie bisa diakses di www.pkvhi.org," katanya akhir pekan silam.

14 Mar 2010 08:56 WIB : Berita Pendek

Penggalakkan Program KB, Jangan Tiru Cara-cara Orde Baru

Penekanan laju pertumbuhan penduduk, mutlak diperlukan. Pertumbuhan penduduk, khususnya di Jateng, tidak sebanding dengan pertumbuhan perekonomian. Satu persen pertumbuhan penduduk, sama dengan warga 2 juta orang. Ini sangat berisiko bagi kelancaran pembangunan. Selain membuat Jateng jadi lebih padat, peledakan penduduk semakin membuat tingkat kriminalitas meningkat.

18 Mar 2010 19:59 WIB : Berita Pendek

Muncul Keluhan Layanan Kesehatan, Gelar Pengobatan Gratis

Pelayanan kesehatan tidak memadai, terbatasnya tenaga kesehatan dan tidak sedikit petugas kesehatan mangkir dari kewajibannya, membuat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Murung Raya mengambil sikap. Menggandeng perusahaan swasta, Dinkes Kabupaten Murung Raya menggelar pengobatan gratis di Desa Bantian, Kecamatan Babuat.

18 Mar 2010 20:34 WIB : Berita Foto

Konseling Bukan Pemberian Informasi

Pamuji, bukan nama sebenarnya (60) merasa bingung dengan statusnya, saat mendapat diagnosa HIV positif dari Balai Pengobatan Penyakit Paru-paru (BP4) Yogyakarta. Sekalipun ia telah mendapat rujukan dan mengakses layanan CST di RSUP. DR Sardjito. "Informasi yang diberikan belum Jelas," ujarnya di Griya lentera PKBI, kemarin.

25 Mar 2010 10:42 WIB : Berita Pendek

Partisipasi Laki-laki dalam KB Masih Rendah

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Tengah menargetkan 907 ribu peserta program Keluarga Berencana (akseptor KB) pada 2010. Angka ini diharapkan bisa target pencapaian peserta KB, sehingga pencapaian nasional lebih tinggi. Jumlah tersebut, 856 ribu perempuan dan 50.489 laki-laki.

Dra. Sri Murtiningsih, MS, Kepala BKKBN Jawa Tengah, menyampaikan rencana itu dalam Rapat Kerja Daerah Pembangunan Kependudukan dan KB tingkat Jawa Tengah, di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Selasa pekan lalu. Sri mengakui partisipasi laki-laki dalam program KB masih cukup rendah. Pencapaian peserta laki-laki dalam program KB tahun 2009 hanya mencapai 37,78 persen dari target yang ditetapkan. Namun, pencapaian peserta KB baru tahun 2009 berhasil melampaui perkiraan permintaan masyarakat hingga sebesar 108,10 persen. “Di samping usaha penambahan akseptor baru, kami tetap berusaha meningkatkan kembali kesertaan KB MKJT, khususnya IUD, MOP, dan MOW,” katanya.

Target pencapaian kontrak kinerja program KB di Jateng, diharapkan bisa terealisasi pada triwulan ketiga 2010. Untuk mencapainya, harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan atau penerapan Standart Operasional Prosedure (SOP) dan meningkatkan sarana bagi provider. Sri menjelaskan, laju pertumbuhan penduduk Provinsi Jateng sebesar 0,84 persen, dengan jumlah penduduk mencapai sekitar 35 juta jiwa dan tingkat kepadatan penduduk pada satu kilometer persegi mencapai 995 jiwa. "Sangat tepat kiranya program KB masih menjadi urusan wajib pemerintah, mengingat laju pertumbuhan penduduk provinsi ini cukup tinggi," katanya.

Selama kurun waktu 2005-2009, Total Fertility Rate (TFR) atau angka kelahiran total cenderung fluktuatif dan terdapat kesenjangan cukup signifikan antarkabupaten atau kota. Hasil Survei Demografi Kependudukan dan Kesehatan Indonesia, TFR di Jateng sebesar 2,3 anak per perempuan usia subur. Fenomena ini mengindikasikan, di Jateng setiap satu jam lahir 30 bayi atau 129.600 bayi setiap tahunnya. Jika diasumsikan setiap manusia memasuki dunia kerja pada 2032, Jateng harus menyediakan 129.600 lapangan kerja setiap tahunnya. Menurut Sri, cara yang efektif harus menekan kelahiran melalui program KB. KB dimasyarakatkan kembali, agar tertarik ikut KB. "Syukur-syukur bisa jadi akseptor tetap," katanya.

Dalam pencapaian Contraseptive Prevalence Rate (CPR) atau angka pemakaian kontrasepsi, Sri menjelaskan, target Jawa Tengah tahun 2010 sebesar 65 persen, sehingga jika dihitung, dibutuhkan tambahan peserta KB baru sebesar 907.007. CPR pada 2007 secara nasional baru mencapai 61,4 persen, padahal harapan pemerintah bisa mencapai 75 persen. “Ini menandakan masyarakat masih belum bisa menyadari pentingnya perencanaan keluarga melalui program KB,” ujarnya.
25 Mar 2010 11:36 WIB : Berita Pendek

Menolak Paisen, Bisa Mendapatkan Sanksi

Endang Rahayu Sedyaningsih, Menteri Kesehatan RI, mengatakan jika rumah sakit atau dokter menolak pasien dengan alasan apapun akan mendapatkan sanksi. Kecuali, bila seluruh ruangan perawatan memang betul-betul penuh dan tidak memungkinkan menampung pasien lagi.

25 Mar 2010 11:40 WIB : Berita Panjang

Kampanye Cuci Tangan Yang Benar Warnai Hari Air Sedunia

Air sangatlah penting bagi kehidupan masyarakat luas. Sanitasi air yang buruk mengakibatkan 5.000 balita di dunia meninggal, sedangkan tercatat 500 balita di Indonesia. Terkait dengan kesehatan reproduksi, air juga merupakah hal yang vital. Gangguan kesehatan reproduksi yang bisa berdampak pada kematian ibu dan anak dapat pula terjadi karena infeksi dan kontaminasi bakteri yang muncul dari sanitasi lingkungan yang buruk.

BORDA Indonesia bersama LPTP Yogyakarta dan Female Radio FM, memperingati Hari Air Sedunia yang jatuh setiap 22 Maret melalui acara bertajuk Grebeg Air (21/03). Kampanye ini diselenggarakan untuk mendesak pemerintah agar memperhatikan persoalan sanitasi bagi 2,5 juta orang yang belum mendapatkan akses sanitasi yang layak.  Dian Purnomo, selaku Koordinator Acara, mengatakan sehubungan dengan Konferensi Tingkat Tinggi Air dan Sanitasi I bulan April mendatang di Washington DC, setiap orang harus ikut berpartisipasi untuk meminta pemerintah memprioritaskan persoalan air yang merupakan hajat hidup orang banyak. “Tidak ada seorangpun yang bisa hidup tanpa air kan," ujarnya.

Gerakan cuci tangan yang benar merupakan salah satu acara yang dikampanyekan dalam Grebeg Air di dusun Jethak II, Sidokarto, Sleman. Pola hidup sehat seperti kebiasaan mencuci tangan dengan benar penting dikampanyekan pada masyarakat sejak usia dini. Ia juga membenarkan cuci tangan merupakan salah satu pola hidup sehat yang disarankan pada orang yang terinfeksi HIV dan AIDS. Kebiasaan ini pastinya perlu didukung pada penyediaan air bersih yang tersedia dari lingkungan yang baik dan bersih pula. "Penataan Mandi Cuci Kakus (MCK) seharusnya menjadi perhatian pemerintah untuk terciptanya sanitasi lingkungan yang sehat", tutur Dian yang juga aktivis HIV dan AIDS ini.

MCK Plus yang dibangun BORDA Indonesia, menjadi salah satu proyek percontohan bagi pengelolaan lingkungan yang baik. Bio Pori yang diperkenalkan pada masyarakat juga merupakan percontohan bagi pembangunan pemukiman dan jalan dengan respan air yang baik. "Hal ini bisa dicontoh masyarakat lainnya di luar dusun Jethak II," ujar Koordinator LPTP dalam sambutannya.

Lima ratus enam puluh lima orang antrian MCK Plus merupakan cara mengkampanyekan pentingnya sanitasi lingkungan yang sehat. Selain penataan air dan MCK, kebersihan lingkungan juga menjadi isu utama yang diangkat dalam acara ini. Ketertiban membuang sampah serta penyediaan tempat sampah hingga proses pengolahan sampah juga dipamerkan di acara ini.

Ir.Pornomo, Wakil Bupati Kabupaten Sleman, menyambut baik acara Grebeg Air ini dan berpesan pada seluruh masyarakat, untuk mulai menghemat air bersih. Jangan sampai terjadi penghambur-hamburan air untuk kepentingan yang tidak penting. Ia mengingatkan masih banyak daerah yang kekurangan air bersih. "Penting bagi masyarakat untuk menolong sesama yang membutuhkan air bersih ini, selain itu menjaga lingkungan yang sehat dan bersih dengan merawat saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan," ujar Purnomo.
29 Mar 2010 00:18 WIB : Berita Panjang

Kesehatan Reproduksi Remaja : Pemerintah Jangan Hanya Berwacana

Perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat belakangan ini, memberikan banyak kontribusi dan pengaruh terhadap perkembangan pola pikir remaja, entah positif maupun negatif. Salah satunya, berpengaruh terhadap kehidupan seks mereka. Yang paling kentara saat ini adalah banyaknya remaja yang diketahui sudah melakukan hubungan seks pranikah. Bahkan, setiap tahunnya hal ini menunjukkan adanya tren peningkatan.

29 Mar 2010 11:27 WIB : Berita Panjang

Menunggu Lelang, Balita Tak Divaksin


Kekosongan vaksin terjadi hampir di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, karena sampai kini belum ada pengiriman dari Kementrian Kesehatan, karena menunggu proses lelang. Kondisi ini pun mengakibatkan para orang tua yang memiliki balita menjadi cemas, selain itu balita yang tidak mendapat vaksin cenderung rentan terinfeksi penyakit berbahaya. Balita yang seharusnya sudah memasuki jadwal vaksinasi justru tak bisa. Karena vaksin di puskesmas-puskesmas kosong.

13 Apr 2010 11:43 WIB : Berita Panjang

Turnamen HUT YONDANIV 403, Tim Volley Waria Turut Ambil Bagian

Tim bola volly Selendang Milioner, yang beranggotakan gay dan waria, turut memeriahkan turnamen yang diselenggarakan untuk memperingati hari jadi Batalyon Komando Militer Wilayah IV (YONDANIV) 403 Yogyakarta. Mereka tampil melawan tim putri bola volley UPN di kompleks Batalyon 403, Rabu (31/3).

13 Apr 2010 11:20 WIB : Berita Pendek

Sistem Distribusi Perlengkapan Kesehatan Buruk

Kekosongan vaksin di Kalimantan Tengah akhirnya dilaporkan masyarakat ke DPR RI melalui Komisi C DPRD Kalimantan Tengah, dan selanjutnya disampaikan kepada Menteri Kesehatan. Hasilnya, pada awal bulan April ini, vaksin akan dikirim. "Vaksin selama tiga bulan ke depan akan segera dikirim dari pihak Kemenkes Jakarta," kata Ade Supriyadi, Ketua Komisi C DPRD Kalimantan Tengah.

13 Apr 2010 12:46 WIB : Berita Pendek

Tidak Ada Dokter Spesialis, Masyarakat Menuntut Didatangkan Rutin

Masyarakat Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, menuntut Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, untuk secara rutin mendatangkan dokter spesialis di RSU Kuala Pembuang. Setiap kali dokter spesialis datang, RSU Kuala Pembuang dipadati pasien.
 
Menurut Rahmad, warga Seruyan, jenis penyakit memang harus ditangani dokter yang ahli di bidangnya, walaupun di Puskesmas dan Rumah Sakit memiliki dokter. "Untuk jenis penyakit seperti TBC, penyakit dalam, kesehatan gigi, penyakit pada balita dan manula, tidak bisa kan kalau cuma mengharap pada dokter umum, harus yang ahli di bidangnya supaya tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan," katanya.
 
Pihak RSU Kuala Pembuang melalui seorang staffnya, Edi Santoso, mengupayakan agar terus didatangkan dokter spesialis kepada Dinas Kesehatan Provinsi. "Disini sudah ada dokter, namun dokter umum saja, untuk dokter spesialis, seperti dokter anak dan dokter gigi didatangkan dari Sampit (Kab. Kotawaringin Timur) dan Palangka Raya," katanya.
 
Namun, menurut Edi ada sedikit kendala mendatangkan dokter spesialis. Di antaranya jarak tempuh antara satu kabupaten dan kabupaten lainnya. "Ada kendala transportasi, misalnya untuk masuk ke pelosok-pelosok daerah, belum lagi anggaran untuk honor dokter tersebut masih minim," katanya.
 
Ridwan, warga Kuala Pembuang, sangat mengharapkan kehadiran dokter spesialis, ia tidak mempermasalahkan biaya administrasi atau semacamnya asal masih dalam kewajaran. Menurutnya, biaya tidak jadi soal meski sudah dinaikkan dari tarif standard. "Dari pada warga harus mahal-mahal mengeluarkan biaya transportasi ke Sampit atau ke daerah lain, kemudian mengeluarkan biaya lagi untuk berobat," ujar Ridwan, yang berprofesi sebagai PNS.
26 Apr 2010 11:48 WIB : Berita Pendek

Menurunkan AKI dan AKB, Perlu Program Berperspektif Hak Perempuan

Angka Kematian Ibu (AKI) di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2009, mencapai 114 kasus per 100 ribu kelahiran hidup (KH). Angka rata-rata ini sedikit lebih rendah dibandingkan Tahun 2008 yang mencapai 114,4 kasus. Dalam level nasional angka ini relatif lebih rendah, yang mencapai angka 228 kasus, tetapi lebih tinggi dibandingkan dengan capaian Millenium Development Goals (MDGs) dalam kisaran angka 102 kasus per 100 ribu KH.

26 Apr 2010 12:14 WIB : Berita Pendek

Kekerasan Terhadap Perempuan Harus Dihentikan

Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) IKIP PGRI Semarang, menghimbau masyarakat tidak melakukan kekerasan terhadap perempuan. Selain itu, tidak menganggap perempuan sebagai kanca wingking. , sehingga hanya menganggap perempuan sebagai “boneka” laki-laki yang bisa diperlakukan apa saja, tanpa memerhatikan perasaan dan hak-haknya.

05 May 2010 06:01 WIB : Berita Pendek

Meluaskan Akses bagi Remaja, Diadakan Pemilihan Duta Mahasiswa

Akses informasi kesehatan reproduksi remaja harus menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Riau. Hal ini disampaikan Retno Mayangsari, Direktur Pelaksana Daerah (Dirpelda) PKBI Riau yang juga menjadi Dewan Juri dalam kegiatan ini, saat mengomentari Pemilihan Duta Mahasiswa untuk Pemberian Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja, di Kantor BKKBN Provinsi Riau, pekan silam.

10 May 2010 10:21 WIB : Berita Pendek

Menurunkan Kematian Ibu Melahirkan, Menggalakkan Gerakan Sayang Ibu

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BK-PP) di Kabupaten Barito Utara akan melaksanakan program Gerakan Sayang Ibu (GSI). Kepala BK-PP Barito Utara Drs. H. Bambang Edy Prayitno M.M. mengatakan pertengahan Mei ini akan dilaksanakan rapat koordinasi dengan pihak terkait untuk memantapkan program kegiatan GSI di setiap kecamatan di kabupaten Barito Utara.

Bambang mengatakan program GSI ini bertujuan menurunkan angka kematian ibu melahirkan dan kematian bayi, meningkatkan status gizi ibu dan anak serta meningkatkan perkembangan otak. "Program ini juga bertujuan memantau kehamilan ibu secara baik, pemeriksaan dan pemberian imunisasi kepada ibu-ibu hamil dan penggalakan masyarakat dalam posyandu," katanya.

21 May 2010 11:09 WIB : Berita Foto

Lies Marcoes-Natsir, MA: Mitos Seksualitas di Kalangan Santri

"Tiga hal penting berkaitan dengan Kesehatan Reproduksi, didengarkan suaranya, mendapatkan informasi dan mendapatkan layanan," kata Lies Marcoes-Nastsir, saat memfasilitasi Workshop Penyusunan Modul Pelatihan Kesehatan Reproduksi bagi Santri, yang diselenggarakan Fahmina Institut di Cirebon, pada tanggal 18-19 Mei 2010.

02 Jun 2010 13:51 WIB : Berita Foto

Meningkat, Kasus KTD Remaja di Semarang

“Alur dan konsep cerita kaya akan ide dan proses pembelajaran bagi remaja. Acara ini mestinya sering diselenggarakan untuk meminimalisasi dampak buruk dari pergaulaan bebas yang kini makin marak,” kata Ian (21) mahasiswa IAIN Walisongo Semarang.

20 Jul 2010 10:41 WIB : Berita Pendek

Warga Keluhkan Pelayanan ASKES

Sebagian besar peserta ASKES (Asuransi Kesehatan) di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat mengeluhkan pelayanan perusahaan asuransi kesehatan plat merah itu. Data dari survey RSUD Sultan Imanuddin pada 2009 lalu, ada 516 peserta yang menilai pelayanan ASKES tidak sungguh-sungguh.
Marjohan, seorang PNS di Kecamatan Kotawaringin Lama mengatakan banyak peserta ASKES terpaksa menebus obat di luar. "Bagi peserta ASKES, jangan berharap banyak bila biaya berobat dapat potongan dari kartu ASKES," tutur Marjohan.
 
Gusti Bahrudin S.Ag, guru agama Sekolah Dasar ini mengaku sangat kecewa dengan pelayanan ASKES. Dia juga meminta kepada masyarakat yang mempunyai kartu ASKES agar tidak menggunakannya lagi. "Persediaan obat di ASKES sangat minim. Sehingga harus banyak menggunakan uang pribadi. Kalau perlu tidak usah menggunakan kartu ASKES saja agar lebih mudah memilih kamar. Tidak lagi ditentukan oleh golongan atau jabatan tertentu," tukas Gusti dengan nada tinggi.
 
Direktur RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun Dr. H. Sayuti Syamsul MPPM membenarkan banyaknya keluhan peserta ASKES di rumah sakit yang dipimpinnya. "Apa yang ada dalam data hasil survey itu benar adanya dan tidak mengada-ada," ungkap Sayuti.
 
Sementara Asisten Manager ASKES Pangkalan Bun, Septa Efraim Tarigan mengatakan pihaknya selalu memberikan informasi, hak, kewajiban dan prosedur pelayanan berobat kepada pasien. "Kami menempelkan di kaca loket ASKES RSUD Sultan Imanuddin dan penjelasan langsung petugas kepada pasien saat pasien mengurus formulir dan kartu berobat di RS," kata Septa.
 
Menurutnya, ASKES juga telah membuka layanan kesehatan dasar bagi peserta ASKES. Sebagai contoh bila peserta ASKES ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di pagi hari maka tujuannya adalah puskesmas. Namun untuk pelayanan dokter keluarga di waktu sore hari.
"Saat ini layanan apotek sudah 24 jam kepada pasien, memang sebelum april 2010 layanan apotek tidak 24 jam. Tapi sejak 1 april 2010 pihak ASKES dan RSUD Sultan Imanuddin sudah bekerja sama untuk layanan apotek 24 jam," jelas Septa.
31 Aug 2010 07:30 WIB : Berita Foto

Youth Day, PKBI Kalteng Gelar Debat Remaja

Memperingati hari remaja internasional (International Youth Day), PKBI Kalimantan Tengah menyelenggarakan debat remaja antar sekolah. Isu virginitas dan pornografi diangkat sebagai topik utama dalam debat remaja yang dilaksanakan Sabtu (7/8). Staff PKBI Kalteng, Jailani, mengatakan, "Virginitas dan pornografi diangkat untuk melihat daya nalar para remaja dalam menanggapi isu tersebut, dan bagimana menjaga sikap mereka."
Sebelumnya, isu virginitas dan pornografi menjadi topik yang ramai diperbincangkan para remaja dalam pelatihan Pusat Informasi dan Konseling-Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK-KRR) PKBI Kalteng beberapa bulan lalu. "Ketika para remaja berhadapan dengan yang namanya virginitas, angan-angan mereka lalu menunjuk kepada seks bebas dan perilaku pacaran. Begitu juga dengan pornografi, yang saat ini selalu menghantui remaja karena sifat ingin tahu mereka," tambah Jailani.

  • <a href='?lang=&rid=47&id=54'>Evarisan, SH, MH</a> Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan Harus Dikucilkan

    Kekerasan terhadap perempuan terus meningkat. Upaya menguranginya sudah dilakukan. Apakah upaya yang dilakukan memang tidak efektif? Hadziq Jauhary dari Swaranusa,  melakukan wawancara khusus dengan Evarisan, SH, MH, aktivis hak asasi perempuan dari Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia [LRC-KJHAM].

  • <a href='?lang=&rid=47&id=26'>Orry Lesmana (Oriel)</a> Organisasi Komunitas Sebagai Basis Gerakan

    Gerakan LGBT belakangan ini semakin menguat. Di sisi lain, stigmatisasi juga semakin mengeras. Bagaimana startegi komunitas LGBT dalam menghapuskan stigma dan diskriminasi? Berikut wawancara Hadziq Jauhary dari Swaranusa Biro Jawa Tengah, dengan Orie Lesmana, aktivis hak asasi manusia dari komunitas gay.

    Bagaimana gerakan LGBT belakangan ini?

  • <a href='?lang=&rid=47&id=53'>Ronald Ambrosius</a> Berencana Menambah Asrama Perempuan

    Para mantan pengguna narkoba masih sering dianggap sebagai sampah masyarakat. Akibatnya mereka kesulitan bermasyarakat. Padahal mereka yang telah keluar dari jeratan narkoba memiliki segudang pengalaman yang dapat dibagi dengan sesama. Berikut wawancara Dwi Prasetyo dari Swara Nusa dengan Ronald Ambrosius, Kepala Panti Rehabilitasi Narkoba "Galilea Miracle Center" Kalimantan Tengah tentang rehabilitasi narkoba.

Halaman Anggota
Username
Password
Lupa Password
Mendaftar
Langganan via Email
Jajak Pendapat
Apa pendapat Anda terhadap peningkatan anak-anak yang terinfeksi HIV?
Kegagalan program PMTCT
KPAN tidak memiliki strategi
Tidak adanya informasi
Editorial
Hanya Pengingat, Tidak Lebih

Proses panjang, 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan telah dilalui bersama. Berbagai kreasi dimunculkan untuk memperingati berbagai hari penting, mulai dari 25 Nopember, 1 Desember dan 10 Desember. Untuk tahun 2009 amat terasa, dua hari penting lain yang tahun sebelumnya tak begitu terasa denyutynya, Hari Difabel dan Hari Anti Korupsi.

Pesan Singkat
  • 02 08 10 - Imroatus Sholihah:
    Masalah penyimpangan perilaku seks di kalangan remaja BUKAN karena kurang pendidikan seks, TAPI KARENA remaja tidak paham aturan agama, mana yang halal, mana yg haram. Bgaimana dia punya pedoman dalam bergaul. Masalah remaja timbul karena sistem liberal dan karut marut di negara ini.
  • 02 08 10 - Imroatus Sholihah:
    Masalah penyimpangan perilaku seks di kalangan remaja BUKAN karena kurang pendidikan seks, TAPI KARENA remaja tidak paham aturan agama, mana yang halal, mana yg haram. Bgaimana dia punya pedoman dalam bergaul. Masalah remaja timbul karena sistem liberal dan karut marut di negara ini.
  • 12 06 10 - ilahtea:
    kawan2 swaranusa, kita jadikan isu ini menjadi isu nasional yuk. kumpulkan artikel dan data2 dari berbagai daerah tetang pentingnya pendidikan seks.
  • 11 06 10 - ridho:
    justru karena pemerintah tidak memberikan informasi yg memadai untuk remaja, jadinya remaja mencari informasi yang salah tentang kesehatan reproduksi
  • 11 06 10 - galink:
    pendidikan seks kan bukan pendidikan buat ngajarin seks? gimana tho??
  • 10 06 10 - ilahtea:
    kawan, perlukah pendidikan seks di sekolah?? kayanya setuju sama mentri pendidikan., anak2 dah lebih jago ngeseks dari film bokep dibanding harus diajarin di sekolah ^_^
  • 06 06 10 - galink:
    benar, negara belum memberikan kontribusi, malah terus melakukan diskriminasi pada LGBT
  • 05 06 10 - ilahtea:
    hanya ada 1 harapan yang tersisa di negri ini.... cinta!!!
  • 01 06 10 - cornel:
    negara kita blm bsa kasih konstribusi buat LGBT, bagaimana tanggapan kalian?
  • 19 05 10 - wete:
    ada problem multikulktural di tengah masyarakat indonesia, meskipun ada pendidikan karakter sifatnya masih lip service...
  • 08 05 10 - polo:
    terus berjuang
  • 07 02 10 - heni:
    toleransi itu penting!!!!
  • 28 12 09 - Hadziq:
    Indahnya dunia kalau kita saling toleransi. Indahnya hidup kalau kita saling menghargai.
BannerAds
Safe Sex50thn PKBI
Kontak ke SwaraNusa
Pencarian